• Home
  • Download
    • Premium Version
    • Free Version
    • Downloadable
    • Link Url
      • Example Menu
      • Example Menu 1
  • Social
    • Facebook
    • Twitter
    • Googleplus
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Entertainment
  • Travel
  • Contact Us

The Journey

Yaap! Sampai akhirnya gue masuk ke dalam tahap penjurian ini. Rasanya tambah deg-deg an, apalagi sekarang berhadapan dengan enam orang juri proffesional di bidangnya. Lemes juga sih rasanya, tapi gue tetep optimis. Di tahapan ini gue dapet nomer urut 14. Dan dapet gelombang ke-3 berhadapan juri. Meja pertama gue ditanya tentang diri gue oleh psikolog dan motivasi gue kenapa ikutan ajang ini. Meja kedua gue berhadapan juri yang bertanya tentang pariwisata. Meja ketiga yang bikin gue gelagapan adalah tentang pemerintahan kota Depok. Meja keempat tentang kemampuan Bahasa Asing. Meja kelima tentang public speaking, dan ternyata gue kenal dengan jurinya. Dia adalah penyelenggara lomba yang waktu itu gue jadi juara pertamanya. Dan ternyata jurinya masih inget sama akting gue dan temen-temen dari teater SMA Bintara dan katanya itu berkesan banget. Dia juga anggota paskibra Kota Depok. Pantes buat gue yang anak paskibra, wajahnya nggak familiar. Yang terakhir jurinya itu Mbak Dina, dia Mpok 2008 yang pengalamannya banyak banget. Dan kalau nggak salah dia juga reporter berita yang ada di antv. Gue ditanya tentang pengetahuan umum. Karena gue anak sastra, gue banyak ditanya tentang sastra. Dan ternyata gue dan mbak Dina punya kesamaan, kita sama-sama suka dengan Maya Angelou.

Setelah semua tahapan interview dijalani, gue balik ke bawah dan nunggu giliran tes baka. Gue amaze banget sama kemampuan semia semifinalis Abang-Mpok 2011. Dalam tes bakat ini, gue nggak menunjukkan kemampuan akting gue. Gue mencoba membaca puisi. Dan ini dadakan banget persiapannya. Cuman lima menit gue baca dan mendalami isi puisi tersebut. Saat gue maju, jurinya gak banyak komentar. Dia cuman bilang bagus banget, tapi sayang puisi nya kurang panjang. FYI, pada saat itu gue baca puisi karya W.S.Rendra yang berjudul Tuhan, Aku cinta padamu. Puisi ini adalah puisi yang beliau tulis terakhir kali saat sakit di RS. Mitra Keluarga.

Jeng..jeengg.. sampailah kita ke tahap pengumuman finalis Abang-Mpok Depok 2011. Gue deg-deg an bangeet denger pengumumannya. Tapi, ternyata nomor urut gue nggak di panggil ke depan untuk jadi finalis. Yah sayang sekali, saat itu agak kecewa juga sih sama diri sendiri. Kayaknya gue emang kurang maksimal saat itu. Tapi nggak apa-apa, ikutan ini pun gue udah seneng banget bisa dapet pengalaman berharga. Selain itu gue juga seneng karena banyak temen-temen gue yang masuk final. Walaupun gue nggak bisa ikutan masuk final, tapi gue udah bangga. Ikutan ajang ini tuh bener-bener ngebuka wawasan gue, dan gue dapet banyak banget hal yang bermanfaat untuk diri gue.
Wrote by Nenden Alifa Syahdazahra
Hari ini gue mengikuti penyesihan tahap 1 Abang-Mpok Depok 2011 di Balai Kota Depok. Dan untuk hari ini gue nggak menyiapkan apapun. Gue biarkan semuanya mengalir begitu saja. Di sini gue bertemu banyak banget temen-temen baru yang jauh lebih hebat daripada gue. Salah satunya ada Ocha, dia temen SMP nya Tebe (Adit) dan sekaligus mantan pacarnya. Sekarang dia kuliah di FEUI dan jadi atlit hockey. 

Dalam seleksi tahap pertama ini, gue dapet nomor urut 30 dari 174 peserta Mpok. Dari seluruh jumlah Abang-Mpok yang ada kita dibagi ke dalam kelompok besar. Satu kelompok terdiri dari 15 orang dan gue dapet kelompok 2. Temen-temen kelompok 2 ini terdiri dari nomor urut 15-30. Di kelompok ini gue ketemu lagi sama orang-orang yang jauh lebih hebat daripada gue. Jujur, nyali gue sedikit ciut pas denger mereka kuliah dimana aja. Ada yang kuliah kedokteran, teknik metalurgi, ada yang udah kerja di bank, ada yang pernah ikutan Abang None juga dam masuk semifinal. Sedangkan gue? Ikutan acara gini aja baru pertama kali. Mindeeerrrr cyiinn!!

Hari ini ada 3 tahap penjurian. Yang pertama itu written test, lalu ada lagi interview dan FGD (Forum Group Discussion). Saat written test gue lancaar jaya. Soalnya hampir semuanya gue kuasai. Tentang budaya, pariwisata, dan pemerintahan Kota Depok. 

Pas tahap penjurian interview sama senior-senior IKAM, gue makin deg-deg an. Sampai di meja juri yang pertama, gue yang seharusnya jawab pake English jadi gugup dan gagap. Rasanya pengen nangis... sampe akhirnya gue jawab aja pake Bahasa Indonesia. Yah nggak apa-apa, at least I've tried to answer it. Di pos ini ditanyain tentang pariwisata di Indonesia kenapa para wisatawan mancanegara lebih memilih Bali daripada tempat wisata di Indonesia lainnya. Setelah itu kita jalan lagi ke meja juri ke dua, di sini kita ditanya tentang bakat masing-masing. Dan ditanya apakah setiap manusia itu murni punya bakatnya sendiri?. Lanjut lagi ke meja ke tiga. Disini gue ditanya memilih untuk jadi pemimpin atau followers?. Teman-teman kelompok gue jawab untuk menjadi keduanya, tapi lebih menempatkan di situasi apa saja kita harus jadi pemimpin dan followers. Lalu ditanya apa pencapaian tertinggi yang udah di dapatkan di dalam hidup?. Jujur aja, dari semua meja juri yang didatangi temen-temen gue itu jawabannya dahsyat semua. Nendang banget deh!. Sedangkan gue, gue tuh jawab yang paling simple, dan gue rasa agak bego yah. Makanya setelah keluar ruangan penjurian, gue pengen nangis. Gue malu, minder, mendadak mental gue jatoh terperosok ke dalam laut dimakan ikan hiu. 

Pada saat FGD, gue makin bego. Ditanya tentang MDGs (Millenium Development Goals). Nah looh apaan tuh?. Sempet sih baca di buku tapi gak ngerti apaan itu. Pas diskusi gue cuman nganga dan paling nambahin sepatah dua kata doang. Setelah penjurian ini gue makin kesel sama diri gue sendiri. Aaaahh sebeel!

Setelah semua tahap penjurian berhasil dilakukan, semua peserta nunggu di aula Balai Kota. Kita break makan, sholat, dan games. Kelompok gue maju buat nyanyi yel pake lagi sm*sh. Ahay gahoelz geela kan tuh!. Dan ini hal yang paling bikin gue bete. Menungu pengumuman yang masuk babak semifinal. Gue udah pengen pulang aja deh rasanya, udah males gak mood, dan gak yakin sama diri gue sendiri. Pengumuman yang seharusnya jam 22.00 molor sampe jam 23.00. Akhirnya satu persatu Abang yang masuk semifinal diumumkan. Sampai akhirnya pengumuman Mpok yang masuk. Gue udah terkantuk-kantuk mendadak kaget pas dipanggil nomor 30 atas nama Nenden Alifa S. Gue langsung melek gak nyangka, speechless. Akhirnya gue terpilih jadi 30 besar dan maju ke babak semi final. Senengnya lagi, ternyata Ocha juga masuk. Dan Giska temen sekelompok gue masuk. Abang dari kelompok gue juga hampir semuanya masuk ke semifinal. Senangnya... dan gue sangat tidak menyangka bisa masuk ke semi final. Padahal dibandingkan diri gue, masih banyak peserta yang jauh lebih baik. Semoga aja gue terpilih jadi 15 besar dan masuk ke babak final. Doakan saya yah teman-teman!. Gue harus bisa bikin semua orang yang udah ngedukung gue seneng dan bangga. Bismillah..

(Ps: Eh ternyata muka gue masuk koran Radar Depok loh!. Hahaha jelek banget loh disini :p)

Wrote by Nenden Alifa Syahdazahra
Older Posts Home

ABOUT AUTHOR

51914372-382811525844702-1230391955733610496-n
post image free

Nenden Alifa S

A passionate learner and mother.

SOCIAL MEDIA

LATEST POSTS

  • Mimpi
    Well, gue akan melanjutkan rasa penasaran gue tentang mimpi. Dan gue mendapatkan hasil dari wikipedia yang ngasih pengertian mimpi. Seperti ...
  • without android
    I can't live without my Android.. I MISS YOU MY SMARTPHONE....
  • Android on demand
    Waah hari ini gue dikejutkan oleh e-mail dari isat-android, di email yang isinya ngasih tau kalau Indosat baru aja launching ponsel lokal be...
  • 3 Years 3 Months
    Today is our 39 months anniversary.  Thanks for everything I can't mention and for our happiness I can't describe.   I love you so ...
  • Change
    Gitu-gitu aja. Mungkin kata kata-kata itu adalah kata yang cocok dengan keadaan gue sekarang. Kehidupan gue ini rasanya gitu-gitu aja, hamba...
  • Begini Cara Merawat Bayi Prematur
    Tanggal 17 November kemarin saya berkesempatan untuk menghadiri acara #BicaraGizi untuk memperingati hari prematur se-dunia bersama Nutricia...
  • FiMINin Book "Stylish with Simple Hijab"
    Sekarang ini, banyak buku tentang hijab style muncul di toko buku. Bahkan, kebanyakan dari buku-buku itu menjadi best seller di sejumlah to...
  • The Venue
    Akhirnya saya punya waktu juga untuk update beberapa keperluan wedding. Setelah melalui rapat keluarga yang cukup panjang, akhirmya pernikah...
  • Under Water World
  • Happy Birthday My Best!!
    HAPPY BIRTHDAY My 18th Boy   Sapta Wicaksana and My 20th Woman   Desi Heriasandi I hope ALLAH bless you in every way . And both of y...

Copyright © 2015 The Journey. Designed by OddThemes